Pada kesempatan kali ini saya akan membuat sebuah desain, yaitu sebuah desain antarmuka mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Dan didalam desain saya ini, saya akan menganalisa tentang bagaimana desain yang saya buat ini bekerja. Dan tentunya dengan beberapa faktor yang sebelumnya sudah saya posting dalam tugas saya.

untuk yang pertama, yaitu faktor psikologis:
saya membuat desain seperti ini agar orang dapat dengan mudah menggunakannya, dengan tampilan antarmuka yang simple dan mudah dimengerti, tentu akan membuat orang nyaman dalam menggunakan mesin ATM. Ditambah dengan teknologi layar sentuh, membuat orang semakin mudah dalam melakukan transaksi perbankan, baik itu pengambilan tunai, transfer dan sebagainya.

untuk yang kedua, yaitu faktor ergonomis:
Dengan tampilan yang sederhana yang terdiri dari hitam dan putih dan tata letak yang dibuat melingkar membuat orang dapat dengan mudah mencari apa yang mereka butuhkan di mesin ATM. Ketika orang pertama kali melihat antarmuka ini, pandangan orang akan langsung tertuju pada “Touch the screen to select a transaction” kemudian diatasnya ada pilihan “Get Cash” yang letaknya berada paling atas dari pilihan-pilihan yang dibuat melingkar tersebut . Pilihan tersebut sengaja saya letakkan paling atas karena biasanya orang cenderung ke ATM hanya untuk mengambil uang atau transfer antar bank sehingga pilihan “Transfer” saya letakkan disebelah kanan dari pilihan “Get Cash”, karena dengan susunan seperti ini (melingkar searah jarum jam) orang akan  lebih mudah memahami menu-menu yang ada dilayar sehingga pengambilan tunai dapat dengan mudah dan cepat dilakukan.

untuk yang ketiga, yaitu faktor kecerdasan buatan atau artificial intelligent:
Dilihat dari tampilannya yang simple dan dengan menggunakan teknologi layar sentuh, lalu penempatan posisi dari masing-masing pilihan yang dibuat sesuai dengan kecenderungan orang untuk memilih pilihan mana yang biasanya paling sering digunakan, mesin ini sudah cukup mengerti dengan apa yang dibutuhkan oleh orang ketika pergi ke ATM untuk bertransaksi. Bahkan ketika orang tersebut baru pertama kali pergi ke ATM, jika ada yang kurang mengerti dengan mesin ini dapat memilih pilihan “Help & Support” atau ingin pindah bahasa, bisa memilih bahasa mana yang akan digunakan dengan memilih pilihan “Language:”.

untuk yang keempat, yaitu teknik penulisan:
Tulisan yang baik adalah tulisan yang dapat dibaca dan dimengerti oleh orang dengan baik, sehingga disini saya memilih jenis tulisan yang dapat dengan mudah dibaca.  Dengan latar belakang berwarna hitam dan tulisannya berwarna putih membuat orang dapat dengan mudah membaca tulisan tersebut. Ukuran yang digunakan tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, tentu tidak ada kesulitan untuk membaca tulisan tersebut.

untuk yang kelima, yaitu multimedia:
Dimesin ini saya tidak menggunakan multimedia yang berupa video maupun audio tetapi saya menggunakan animasi dalam bentuk flash. Dan animasi ini dapat ditemukan pada saat awal pertama memasukkan kartu, lalu terdapat pula pada pilihan “Help & Support”, pada pilihan ini nanti akan muncul tutorial dalam bentuk animasi flash untuk mengajarkan tentang bagaimana tata cara bertransaksi dalam mesin ATM.

untuk yang keenam, yaitu perangkat lunak:
Perangkat lunak yang digunakan yaitu sebuah software untuk database misalnya disini saya menggunakan oracle, lalu sebuah software untuk teknologi layar sentuh yaitu Touchkit. Dan sebuah software untuk membaca kartu yang terintegrasi dengan hardware.