Jokowi: “tolong bantu saya dan awasi saya”

Gubernur Jakarta terpilih Joko Widodo – Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Jokowi – Ahok resmi dilantik pada tanggal 15 Oktober 2012 meskipun sempat molor dari jadwal yang seharusnya, yaitu 7 Oktober 2012. Setelah resmi menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, keesokan harinya Jokowi langsung turun ke lapangan sementara wakilnya bekerja di balaikota sesuai dengan janjinya pada masa kampanye. Jokowi pada masa kampanye berjanji bahwa waktunya akan lebih banyak  berada dilapangan daripada  dikantornya dan Ahok akan bekerja di balaikota untuk menerima tamu dan mengurus pemerintahan yang “ditinggal” oleh gubernurnya. Jokowi juga memprioritaskan program-program utamanya, yakni Jakarta Pintar di sektor pendidikan, Jakarta Sehat di sektor kesehatan, dan pembangunan dari pinggir Jakarta.

Dan untuk mengetahui kinerja gubernur terpilih, maka kita akan menilai pada 100 hari pertama Jokowi – Ahok. Lalu apa saja yang sudah dilakukan Jokowi pada hari pertama dan kedua ini?

Pada hari pertama, gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meninjau sejumlah permukiman padat penduduk seperti kawasan Pademangan Timur, Jakarta Utara. Disini Jokowi melihat kali-kali, sistem drainase yang kotor,  sampah rumah tangga dan aroma yang tak sedap. Jokowi juga meninjau perkampungan padat di Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, disini Jokowi melihat-lihat Rumah Susun Tanah Tinggi (Rustanti), Jokowi berkesimpulan banyak yang harus dibenahi agar Rustanti layak dihuni. Dan kunjungan Jokowi berakhir di Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Di tempat itu Jokowi menawarkan konsep rumah susun kepada warga dan disambut baik oleh warga.

Di hari kedua, Jokowi  mendampingi presiden Susilo Bambang Yudhoyono di acara Pembukaan Trade Expo Indonesia ke-27. Lalu dilanjutkan sidak ke terminal Kampung Melayu untuk melihat kemacetan dan kelayakan angkutan kota.

Diantara banyak tempat-tempat yang dikunjungi oleh Jokowi baik pada masa kampanye hingga terpilih menjadi gubernur, kebanyakan warga menyambut antusias kedatangan Jokowi. Banyak warga yang senang dan tidak menyangka akan didatangi oleh Jokowi, tidak sedikit juga yang menyampaikan permasalahan yang mereka rasakan. Sepertinya banyak masyarakat Jakarta yang menaruh harapan besar akan perubahan yang akan dibawa oleh Jokowi, karena mereka sudah bosan dengan janji-janji manis gubernur sebelumnya. Yang mereka butuhkan adalah tindakan nyata sehingga efeknya akan langsung dirasakan oleh rakyat. Jokowi berpesan “tolong bantu saya, awasi saya”.  PR untuk Jokowi – Ahok masih banyak, seperti mengatasi masalah kemacetan, banjir, membangun Mass Rapid Trans (MRT), monorail, permukiman kumuh dll. Apabila kita ingin menjadikan Jakarta sebagai kota yang nyaman dan layak huni maka kita juga harus turut membantu apa yang akan dikerjakan oleh Jokowi, karena tanpa adanya kerjasama dari semua pihak tidak mungkin pembangunan akan tercipta.

Semoga ini adalah awal dari sebuah nafas baru untuk Jakarta yang lebih baik atau bahkan untuk Indonesia. Dan semoga saja Jokowi dapat menjadi seperti Ali Sadikin atau bahkan  lebih baik lagi. Kami menanti perubahan yang Anda lakukan.

Referensi:  (1), (2)