Mata sudah terasa berat sekali ketika kami sadar waktu sudah hampir pagi, dengan badan yang sudah terasa lelah karena bekerja semalaman. Masalah pada mesin pencetak tidak dapat kami selesaikan karena memang mesin cetaknya eror. Akhirnya kamipun menyudahi pekerjaan kami pada hari itu. Sebelum kami pulang, kami menunggu Mas Di untuk menutup restorannya, dan kami diberi uang 50 ribu untuk berdua. Tapi uang itu habis untuk membayar parkir (15 ribu) dan bensin 10 ribu.

Karena mata saya cukup berat dan terasa ingin tidur, saat dijalan saya sempat menyasar  ke arah Kampung Melayu dan masuk ke daerah cipinang elok, padahal harusnya saya ke arah cawang dan melewati kalimalang. Disitu saya benar-benar mengantuk, tapi saya paksakan untuk pulang. Lain lagi dengan Ilham, dia bahkan sampai hampir menabrak angkot karena saking mengantuknya.

Singkat cerita ketika saya telah sampai dirumah,saya sempatkan untuk tidur sejenak karena siangnya harus berangkat ke kampus. Selang beberapa hari kemudian saya dan Ilham datang kembali ke restoran tersebut untuk meng-install beberapa program sekaligus untuk memberi kwitansi harga yang harus dibayarkan kepada kami. Kwitansi tersebut tadinya ingin kami berikan kepada Mas Di tetapi karena Mas Di nya sedang tidak ada disitu akhirnya kami titipkan kepada manajernya untuk selanjutnya diberitahukan kemada mas Di.

Beberapa hari kemudian, pada malamnya saya mendapat kabar dari ilham bahwa Mas Di menyuruh kami untuk datang ke restoran, entah untuk memberikan uang atau ada pekerjaan lagi. Tapi karena pada saat itu keadaan di Senayan sedang berbahaya karena ada demo besar-besaran di depan kompleks gedung MPR/DPR RI, akhirnya kami membatalkan untuk datang. Setelah itu tidak ada kabar lagi dari Mas Di, dan bayaran kamipun akhirnya tidak dibayarkan. Lagipula memang sepertinya tidak niat untuk membayar kami, karena untuk memberi kami uang saja kami harus membuat BAP segala.

Inilah sekelumit kisah kami di salah satu mal yang katanya elite di kota metropolitan ini. Walaupun kami kerja tidak dibayar, paling tidak kami diberi makan dan minum selama kami mengerjakan tugas itu. hehehe😀